Home » » Gempa 6,8 SR di Bali mengakibatkan Beberapa Bangunan, Pura dan RS Rusak Ringan

Gempa 6,8 SR di Bali mengakibatkan Beberapa Bangunan, Pura dan RS Rusak Ringan


Jawara Info - Gempa yang barusan menggucang Bali dan sekitarnya(13/10/2011)  dengan kekuatan gempa 6,8 SR dengan pusat  Gempa sekitar 143 km Barat Daya kedalaman 10 km, yang berada 9.89 LS - 114,53 BT di  Peraian Nusa Dua, Bali mengakibatkan sementara menurut laporan  yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukan  beberapa rumah sakit, pura, dan rumah dalam kondisi rusak ringan, BNPB pusat masih terus akan berkoordinasi dengan daerah, demikian menurut penjelasan Kepala Pusat Data BNPB Bapak Sutopo Purwo Nugroho.

Penjelasan Kepala Pusat Data BNPB lainnya  tentang guncangan gempa ini  dibagi  dalam beberapa kategori dan wilayah  yaitu :

- Daerah yang terpapar dengan intensitas V MMI (sedang) di Denpasar.
- Sedangkan intensitas IV (ringan) terjadi Kuta, Ubud, Tabanan, Gambiran, Muncar, Negara, Srono,
  Genteng dan Banyuwangi.
- Gempa juga dirasakan di Madura, Jember, Blitar, Surabaya dan Malang III-IV MMI. Warga sempat
  panik, saat ini situasi berangsur membaik.Gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Lebih lanjut, ia mengatakan dalam sejarah gempabumi yang terjadi di Bali pernah terjadi pada 14 Juli 1976 di Buleleng dengan 6,5 SR di daratan dan intensitas VIII MMI (parah) sehingga menimbulkan 471 orang meninggal.

Related Post :
Gempa di Bali 6,8 SR 13 Oktober 2011

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Mas Template
Copyright © 2011. Jawara Kampung Info - All Rights Reserved
Template Created by Mas Template
Proudly powered by Blogger