Home » » Jalan Tol Benoa - Nusadua dan Underpass Simpang Dewa Ruci Di Bali telah dikerjakan

Jalan Tol Benoa - Nusadua dan Underpass Simpang Dewa Ruci Di Bali telah dikerjakan

Sejarah baru dalam dunia transportasi darat di Bali telah dimulai, secara resmi  pemancangan tiang pertama pembangunan jalan tol Benoa  dilakukan Rabu (21/12/2012) lalu dan disaksikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Bali segera akan memiliki ruas tol dan Underpass yang pertama kali.



Pencanangan pertama dilakukan secara serentak dua proyek yakni tol Nusa Dua - Benoa dan Underpass Kuta bertempat di jalan raya Pelabuhan Benoa. Infrastruktur Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa sepanjang kurang lebih 10 Km yang sebagian besar bangunan terletak di pantai.

Untuk Proyek ruas tol baru dalam keterangan pers Menteri PU  diprakarsai oleh Konsorsium BUMN seperti :

- PT Jasa Marga (60 persen)
- PT Pelindo III (20 persen)
- PT Angkasa Pura I (10 persen)
- PT Wijaya Karya (5 persen)
- PT Hutama Karya (2 persen)
- PT Adhi Karya (2 persen) dan PT Pengembangan Pariwisata Bali (1 persen)


Konsorsium BUMN tersebut diatas membentuk perusahan patungan untuk Pengusahaan Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dengan nama PT Jasa Marga Bali Tol. Masih menurut keterangan pers menteri PU dalam pelaksanaan proyek ini mengikuti ketentuan Peraturan Presiden Nomor 13/ 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 67/ 2005 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur. Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) telah ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2011 oleh PT Jasamarga Bali Tol.

Total investasi Jalan Tol sebesar 2,49 triliun rupiah dengan besaran tarif tol awal pada tahun 2013 untuk Golongan I sebesar 10.000 rupiah dan masa konsesi 45 tahun.(data BPJT).

Tanah yang dibutuhkan untuk proyek jalan tol seluas 2,99 Ha yang akan dilakukan pembebasan lahannya secara simultan dengan pembangunan konstruksi.

Pelaksanaan pembangunan juga melewati kawasan hutan mangrove dan telah mendapat persetujuan dari Kementerian Kehutanan untuk penggunaan sebagian kawasan yang terlewati tanpa dilakukan penebangan pohon.

"Underpass"

Selain Jalan Tol, Pemerintah melalui dana APBN mencanangkan dimulainya pembangunan underpass simpang Dewa Ruci dengan multiyears kontrak. Djoko Kirmanto mengatakan, pekerjaan pembangunan underpass dilaksanakan oleh BUMN PT Adhi Karya dengan Konsultan Perencana PT Anugerah Kridapradana dan Konsultan Pengawas PT Wiraguna Tani – PT Wiswakarma Consulindo JO.


Nilai proyek pembangunan underpass sebesar 136,19 milar rupiah untuk pekerjaan box culvert, Frontage, U Turn, Pengaman Patung dan Underpass serta diharapkan dapat diselesaikan pertengahan tahun 2013.

Pembangunan jalan tol dan pembangunan underpass akan membuka akses lebih luas dan mengurangi kemacetan yang telah ada dan juga mengembangkan potensi ekonomi daerah dan memberikan manfaat penyerapan tenaga kerja baik selama masa konstruksi maupun setelah beroperasi serta lebih menambah dukungan terhadap Provinsi Bali sebagai tujuan wisata.

Sumber berita :koran-jakarta.com, gambar dari berbagai sumber

            Links menarik :
            * Berjemur Di pantai Kuta Bali
            * Sejarah Gunung Agung Bali
            * Food In Bali
            * Gambaran Bali tempo dulu
            * Menikmati ke eksotisan Pantai Lovina Buleleng di Senja hari
            * Cewek pakai Bikini ala Reef Party di Bali
            * 4 Danau yang mempesona di Bali
            * Laskar Bali bersinergi ikut wujudkan peduli sosial
            * Menanti Sunset di Pantai Kuta Bali
            * 5 Tempat Belanja Oleh - oleh Paling Favorit di Bali

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Mas Template
Copyright © 2011. Jawara Kampung Info - All Rights Reserved
Template Created by Mas Template
Proudly powered by Blogger