Home » » Hercules Sang Fenomenal

Hercules Sang Fenomenal

Kolonel (Purnawirawan) Gatot Purwanto, anggota pasukan khusus yang pertama kali terjun ke Timor Timur pada 1975, mengatakan  Dialah yang membawa Hercules ke Ibu Kota. Hercules merupakan nama sandi di radio komunikasi " Dia itu anak buah saya" katanya.

Ia menceritakan, tangan Hercules putus dalam kecelakaan Helikopter yang mengirimkan logistik. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, untuk menjalani operasi penyambungan tangan palsu.


Mau tau,  Biodata dan Kisah - kisah lain  Hercules ? Baca lanjut dibawah :

Bio Data :
Nama : Hercules Rozario Marshal
Kelahiran : Dili, Kabupaten Ainaro, Timor Timur
Istri : Nia Dania , asal Indramayu
Anak : 4 orang

CIRI :
-Mata kanan buta
-Tangan kanan palsu
-Terdapat bekas luka bacok di wajah
-Anak kelima dari tujuh bersaudara

Ormas :
-Front Keadilan Rakyat
-Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB)
-Akademi Sekretaris Saint Mary

Berikut kisahnya :

Sekitar th 1970-anHercules menjadi anak angkat komandan Batalion Kostrad di Dilli.
Hercules ketika perang di Timor timur menjadi Tenaga Bantuan Operasi (TBO) Kopassus. Tugas Hercules dipercaya menjaga gudang amunisi. Suatu waktu ia mengalami cacat akibat serangan pasukan Fretelin. Tangannya buntung dan matanya menjadi buta sebelah . Tangan Hercules kemudian dioperasi ke rumah sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto Jakarta, kemudian mendapat tangan palsu.

Hercules di JakartaDi Jakarta Herceules mengikuti Yayasan Tiara, yang dipimpin Siti Hardijanti Rukmana. Yayasan Tiara melatih ketrampilan Pemuda Timor timur. Hercules berlatih elektronik dan pembekalan di Cijantung.

Tahun 1987Mulai masuk ke Tanah Abang. Bisa disebut Hercules menciptakan kelompok preman baru. Biasanya dicirikan dari Ambon, Flores, Betawi, Bugis dan Jawa. Kelompok Hercules berhasil mengusir kelompok-kelompok sekitar Tanahabang seperti dari etnis Betawi, Bugis, atau Surabaya. Di Tanahabang mereka menguasai penarikan tip pedagang , angkutan umum, prostitusi, dan mengelola perjudian di pinggir rel.

November 1997Penguasaan Hercules di Tanahabang berakhir. Dua anak buahnya tewas dalam keributan natara kelompok Hercules dengan Muhammad Yusuf Muhi alias Bang Ucu Kambing yang didukung warga sekitar Tanah abang selama dua hari. Ucu Kambing akhirnya menggantikan Hercules di Tanahabang.

Desember 2005Hercules di tahan dirumah tahanan Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya. Penahanan dirinya setelah sebelumnya sekitar dua puluh orang menyerbu kantor REdaksi Indo Pos. Penyerbuan mengakibatkan lima orang wartawan Indopos terlukakarena tidak puas pemberitaan yang menyangkutpautkan HErcules dengan premanisme.

Tahun 2006Hercules berbisnis kapal dan perikanan.

September 2006Nama Hercules berhasil memimpin Akademi Sekretaris Saint Mary

September 2011Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) didirikan. Hercules menjadi ketuanya. Sebagai pembinanya duduk sobat hercules Prabowo Subianto. GRIB dalanm situsnya didirikan untuk membantu kaum tertindas dan memberdayakannya. GRIB juga mendukung Prabowo menjadi calon presiden 2014

Tahun 2012Nama Hercules tiba-tiba terdengar setelah Irene 'KIll Bill' Tupessy bersembunyi dirumah Hercules. Ia kemudian dituduh menjadi salahsatu pelaku pembunuhan dirumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta pada 23 Februari 2012. Namun menurut Hercules yang membawa Irene kerumahnya adalah Boby, saudara HErcules.

Juni 2012Hercules mendapat gelar Kanjeng Raden Haryo Yudhopranoto atau kesatria penata perang dari keraton Surakarta.

Maret 2013
tepatnya hari Jum'at 8 Maret 20103 pukul 17.00 WIB, Penangkapan Hercules dan anak buahnya terjadi. Peristiwa ini berawal dari kedatangan lima anak buah Hercules berusaha membubarkan rombongan polisi yang tengah melakukan apel di dekat kompleks pertokoan milik PT Tjakra Multi Strategi. Selain membubarkan, kawanan juga mencoba melawan polisi dengan senjata tajam.

Atas kasus tersebut, Hercules dan 50 rekannya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dengan jerat Pasal 160 KUHP tentang penghasutan, Pasal 214 KUHP karena melawan petugas, dan Pasal 170 KUHP tentang pengrusakan.

Sumber  Tempo.co (15 Maret 2013)

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Mas Template
Copyright © 2011. Jawara Kampung Info - All Rights Reserved
Template Created by Mas Template
Proudly powered by Blogger